Dini dibatas fazar
Hanya gigi langit tersenyum
Lakaran contengan purnama semalam
Awan sempat menyapa ceria
Meninggalkan memory malam
Lalu mantari memerintah siang sejagat
Cempati awan eret digengam
Lima benua terjajah
Tanpa saingan
Namun tika senja hadir
Mengukir tasbih dan tahmid
Mantari mengorak sejadah maghrib
Pasrah sujud buat kesekian kali
Seketika dibatas waktu
Mantari sujud lagi diwadah iysak
Sedang purnama bersama bintang
Basah bibir tika lidah berzikir
Dan pasrah membiar masa
Meniti diranjang malam
Hingga hadir siang bergelar esok...........
Sunday, February 23, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Renungan 2020. Tidak jauh terlemper pandangan Lantaran tersekat didrmaga detik Namun fikiran dan zikir Merawang dikaki Langit Samawi Maha ...
-
Andai esok masih ada Kegilaan ini wajib diusir Kebodohan jangan diberi ruang Lantaran hayat lebih berharga Dari terabai menyunsung bahaya An...
-
Berat beralas gelisah dan gundah Mimpi pun tidak menghadiahkan damai Kicau murai seakan menyapa Mengerti tentang langkah ini Diabaikan ma...
-
CVD sembilan belas Aku wajar menghindar dari mu Bukan aku tidak bertawakal Tapi ku kenal hakikat khauf Destinasi hakikat tawa...
No comments:
Post a Comment