Thursday, March 20, 2014

Hari demi hari

Hari demi hari
Masa berlalu dihitung
Perstiwa bagaikan kesumat
Yang belum terlerai
Diri ini bukan dukun
Jadi tiada kelimat mentera
Yang boleh dijadikan keramat
Andai aku punya sayap
Pasti aku akan terbang
Berhari hari
Berminggu minggu
Berbulan atau bertahun
Atau barangkali
Aku akan hilang
Dalam pencarian
Seperti hilangnya mereka

Hari demi hari
Yang mereka lalui
Lebih sukar
Dibayangkan
Kerana nyata mereka
Bertaup dalam rahasia
Melakar sejuta persoalan
Mewarnai jutaan kesedihan
Apakah alam
Tetap tenang
Membiarkan air mata
Menyatu dengan lautan

Hari demi hari
Kelimat doa
Yang terpisah dari Tasbih dan zikir
Terus meniti dibatas waktu
Agar penawar duka
Hadir mendahului kesabaran
Kekhautiran,kerinduan dan cemas
Yang mungkin memanjang.

Nukilan pena cahaya minda

No comments:

Post a Comment

  Renungan 2020. Tidak jauh terlemper pandangan Lantaran tersekat didrmaga detik Namun fikiran dan zikir Merawang dikaki Langit Samawi Maha ...