Saturday, March 2, 2019

Safar Bersahabat Sepi

Safar bersahabat sepi
Berdekad kulalui sirat ini
Lengeng sepi tanpa isyarat
Adakah yang bersahabat
Atau saudara dibatas bibir
Jalan jalan yang silam
Aku telah diajari
Cubit peha kiri
Peha kanan terrasa sakit
Tapi mana kenyataan
Atau bahasa dipentas dunia
Diamalkan penyeri hayat
Aduhai sang air
Andai engkau bersahabat
Pasti engkau sirami sirat ini
Dengan genang sapa mu
Satiap kali sepi menyapa
Atau emuji terpamir diarasmu
Tanda kita serasa dan seiring
Dalam sirat yang sama
Berjuang mencari redha Illahi
Renonglah potret dipinggir danau
Pohon usang menungkat awan
Terbiar melolong kepuncak langit
Cuma embun tinggalan para utusan
Menitis tak pernah sepi
Jadi penawar setiap goresan
Yang mencalar direlung sukma
Dedaun setiap pepohon
Mengucapkan Aamiin disetiap doa
Yang dipanjat penuh harapan
Ketimbang kata mereka insan
Bersama dan bersatu dalam doa
Bersahabatlah dengan alam
Pasti setia tak pernah curang
Biar siang atau malam
Baik berduka atau senang
Atau bersahabatlah dengan sepi
Hak mu tidak perlu dituntut
Lantaran sepi lebih mengerti
Ketika sujudmu mendamba Aamiin
Dari para Malaikat Samawi
Zikir mereka membasahi bumi.
Nukilan pena Cahaya Minda @25,feb,2019

Image may contain: tree, sky, grass, plant, outdoor, nature and water

No comments:

Post a Comment

  Renungan 2020. Tidak jauh terlemper pandangan Lantaran tersekat didrmaga detik Namun fikiran dan zikir Merawang dikaki Langit Samawi Maha ...