Mengapa rindu dilakar
Jasad sang anak ada lah
Ibarat tanah leluhur
Yang ditabur oleh jari jemari
Lembut dingin dan kemas
Lalu dibumi bertuah ini
Terlakar sebuah perjalanan
Yang tidak akan terhenti
Sebelum diadili
Dipentas mahkamah agung
Lalu kita semua mengerti
Pasti tidak cukup
Kalau cuma menobatkan
Kerinduan yang memanjang
Bertaup didada kenangan
Yang tidak pernah dihayati
Sedang doa yang dipahat
Pada dahan pepohon taqwa
Tersekat dimuara dusta
Nukilan pena cahaya minda
Wednesday, April 9, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Renungan 2020. Tidak jauh terlemper pandangan Lantaran tersekat didrmaga detik Namun fikiran dan zikir Merawang dikaki Langit Samawi Maha ...
-
Andai esok masih ada Kegilaan ini wajib diusir Kebodohan jangan diberi ruang Lantaran hayat lebih berharga Dari terabai menyunsung bahaya An...
-
Berat beralas gelisah dan gundah Mimpi pun tidak menghadiahkan damai Kicau murai seakan menyapa Mengerti tentang langkah ini Diabaikan ma...
-
CVD sembilan belas Aku wajar menghindar dari mu Bukan aku tidak bertawakal Tapi ku kenal hakikat khauf Destinasi hakikat tawa...
No comments:
Post a Comment