Cuma mimpi semalam
Mengapa hadir saat aku tidak mendambakan
Goresan luka yang silam
Masih mengalir darahnya
Lupakah diri mu bagai kaca
Ketajaman mu sentiasa menghiris
Apakah sukma satiap insan
Adalah mangsa yang tak pernah kalis
Dari sikap mu bagai sembilu
Akhirnya semua ternoktah dibatas malam
Bertapa rupanya jasadmu cuma mimpi semalam
Nukilan Pena Cahaya minda
Friday, July 11, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Renungan 2020. Tidak jauh terlemper pandangan Lantaran tersekat didrmaga detik Namun fikiran dan zikir Merawang dikaki Langit Samawi Maha ...
-
Andai esok masih ada Kegilaan ini wajib diusir Kebodohan jangan diberi ruang Lantaran hayat lebih berharga Dari terabai menyunsung bahaya An...
-
Berat beralas gelisah dan gundah Mimpi pun tidak menghadiahkan damai Kicau murai seakan menyapa Mengerti tentang langkah ini Diabaikan ma...
-
CVD sembilan belas Aku wajar menghindar dari mu Bukan aku tidak bertawakal Tapi ku kenal hakikat khauf Destinasi hakikat tawa...
No comments:
Post a Comment