Manusia mudah segalanya
Manusia mudah lupa
Manusia mudah alpa
Manusia mudah marah
Manusia mudah ego
Manusia mudah lalai
Manusia mudah berangan angan
Manusia mudah terasa
Manusia baru ingat
Ketika mentari mengambil cahayanya
Ketika purnama mengambil sinarnya
Ketika sang malam mengambil gelapnya
Ketika sang bayu mengambil nafasnya
Ketika kejora mengambil pilarnya
Ketika subuh mengambil dinginya
Dan manusia baru sadar
Ketika Khalik mengambil segalanya
Dan waktu itu manusia sadar
Datang dan pergi bukan kehendak sendiri
Nukilan Pena Cahaya Minda
Wednesday, September 3, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Renungan 2020. Tidak jauh terlemper pandangan Lantaran tersekat didrmaga detik Namun fikiran dan zikir Merawang dikaki Langit Samawi Maha ...
-
Andai esok masih ada Kegilaan ini wajib diusir Kebodohan jangan diberi ruang Lantaran hayat lebih berharga Dari terabai menyunsung bahaya An...
-
Berat beralas gelisah dan gundah Mimpi pun tidak menghadiahkan damai Kicau murai seakan menyapa Mengerti tentang langkah ini Diabaikan ma...
-
CVD sembilan belas Aku wajar menghindar dari mu Bukan aku tidak bertawakal Tapi ku kenal hakikat khauf Destinasi hakikat tawa...
No comments:
Post a Comment