Thursday, January 9, 2014

Perjalanan tersurat

Putaran roda adalah penantuan
Jarak masih terlalu jauh
Dalam remeng gerimis tanpa petir
Sesekali enjin meronta
Licin selekoh amat membosankan
Sesakali hati terlupa,lalai dibuai waktu
Tapi sang bayu menyapa dedaun telinga
Zikir tersirat diperjalanan ini
Terima kasih sang bayu

Malam terus mengurak langkah tua
Namun perjalanan belum pasti noktahnya
sapa rembulan mengelitik kalbu
membakar panas telapak kaki ini
Hingga sesekali lupa ukuran pedal minyak
Tiba tiba tersentak
Lampu brek menyala merah
Ronta enjin diganti gelora ombak
Yang sejak dini memerintah lautan

Putaran Malam terus memahat apa yang tersirat di perjalanan ini
Satu demi satu terungkai
Ah setiap detik ada perstiwa
Dan setiap perstiwa ada kenangan nya
lalu kenangan itu larut dimemah waktu
Gemerlapan lampu bahtra bahtra besar berlabuh
Kian jelas melakar kenangan masa lalu
Aku pernah menjadi penghuni diatasnya
Sang bayu laut seakan mengucap salam pada ku
Dan aku menyahut walaikum salam

No comments:

Post a Comment

  Renungan 2020. Tidak jauh terlemper pandangan Lantaran tersekat didrmaga detik Namun fikiran dan zikir Merawang dikaki Langit Samawi Maha ...