Sunday, January 12, 2014



   Hazrat Masih Mau’ud a.s bersabda:
“Doaku ini bukanlah bid’ah melainkan doa seperti ini merupakan satu ibadah dalam Islam yang di dalam shalat selalu kita membacanya dalam 5 waktu,sebab di dalam shalat kita selalu berdoa : Ihdina –shshiraathal-Mustaqim,Shiraatha-Llaziyna an’amta ‘alayhim(tunjukkan lah kami jalan yang lurus,jalan orang orang yang telah engkau beri nikmat atas mereka). Hal tersebut bertujuan bahwa, “Kami memohon dari ALLAH Taala 4 tanda bagi kemajuan iman dan bagi kebaikan umat manusia berupa 4 tanda kebaikan yang luar biasa”.
   Mungkin Saudara-saudara beranggapan bahwa pada waktu itu dari langit muncul suatu tanda yang ajaib , sedangkan saudara-saudara (kita) sendiri berada di bawah ini (permukaan bumi) ini menyaksikan pemandangan yang ajaib tersebut.Pengertian seperti itu merupakan akibat dari salah pengertian mengenai kutipan sabda Hadhrat Masih Ma’ud a.s .
   Huzur a.s memohon satu tanda kebenaran tersebut adalah berupa tanda-tanda perubahan suci yang menakjubkan  di lingkungan Jemaat Ahmadiyyah ,suatu tanda yang akan bercahaya cemerlang untuk selama lamanya .Ini adalah satu tanda yang akan berbicara tentang dirinya.Kalau terlahir seorang lelaki yang benar maka dengan menyaksikannya tidak perlu ada suatu tanda lain lagi.
  Walhasil,Hadhrat Masih Ma’ud a.s telah memberikan atensi (perhatian) kepada Jemaat akan doa “Ihdina –shsiraathal –mustaqiym , shiraata –lladziyna an’amta alayhim—tunjukkan lah kami jalan yang lurus ,jalan orang orang yang engkau anugerahi nikmat atas mereka itu’.Beliau bersabda:
  “Kami memohon 4 macam tanda dalam bentuk 4 kesempurnaan bagi kemajuan iman kami dan bagi kebaikan umat manusia , itu adalah martabat kesempurnaan ,kesolehan(salihin) ,kesempurnaan kesaksian (syuhada) ,kesempurnaan keshiddiqan (shiddiqan),dan kesempurnaan kenabian (nabiyyin).
  Jadi,kesempurnaan khusus dari kenabian adalah dia menerima ilmu-ilmu ghaib dari ALLAH Taala sebagai suatu tanda [Kebenaran dirinya] .Dan doa umum yang dipanjatkan oleh Hadhrat Masih Ma’ud kepada ALLAH Taala natijahnya (hasilnya) sedemikian rupa sehingga beliau dianugerahi maqam (martabat ) kenabian ,dan “kafilah”(jemaat) kita ini berada di belakang kenabian[Hadhrat Masih Ma’ud  a.s]

KTBH HZ V

No comments:

Post a Comment

  Renungan 2020. Tidak jauh terlemper pandangan Lantaran tersekat didrmaga detik Namun fikiran dan zikir Merawang dikaki Langit Samawi Maha ...