Maaf kami menumpang di alam ini
Hadir mu adalah isyarat
Hukum melanggar hukum
Lalu kita bertembung memahat rencana
Aku adalah aku
Tidak pernah membenam dendam
Biarlah kesumat kembali ke rimba
Damaiku bersama arus diair
Hadir mu adalah isyarat
Hukum melanggar hukum
Lalu kita bertembung memahat rencana
Aku adalah aku
Tidak pernah membenam dendam
Biarlah kesumat kembali ke rimba
Damaiku bersama arus diair
Lalu kini terlerai kalam
Di awan yang bertabir
Wajah suram mencari tempat
Kita adalah anak anak langit
Berkorban demi mengharap redha
Andai wujud mu mampu berbicara
Pasti kau dendang lagu puisi
Damai bersama air disungai
Di awan yang bertabir
Wajah suram mencari tempat
Kita adalah anak anak langit
Berkorban demi mengharap redha
Andai wujud mu mampu berbicara
Pasti kau dendang lagu puisi
Damai bersama air disungai
Andai setiap insan mengerti
Hayat yang telah renta ini
Tidak pernah curang pada alam
Tidak meminta sukma berprasangka
Lantaran cuma mengundang
Api membakar air yang dingin
Namun panas merungkai kepingan hati terluka
Biarlah sang haiwan lebih mengerti
Dengan apa sukma ini dirawat.
Hayat yang telah renta ini
Tidak pernah curang pada alam
Tidak meminta sukma berprasangka
Lantaran cuma mengundang
Api membakar air yang dingin
Namun panas merungkai kepingan hati terluka
Biarlah sang haiwan lebih mengerti
Dengan apa sukma ini dirawat.
Nukilan Pena Cahaya Minda @ 29 April 2019

No comments:
Post a Comment