Pernahkah kamu hitung
Setiap perjalananmu di bumi
Penuh dengan hutang piutang
Setiap langkah bergerak
Nafas yang berhembus
Keringat yang menitis
Indra yang melihat
Kuping yang mendengar
Darah yang mengelir
Nadi yang berdenyut
Hata angan angan yang singgah
Dialam kalbu yang kabur
Ada hutang yang belum dibayar
Setiap perjalananmu di bumi
Penuh dengan hutang piutang
Setiap langkah bergerak
Nafas yang berhembus
Keringat yang menitis
Indra yang melihat
Kuping yang mendengar
Darah yang mengelir
Nadi yang berdenyut
Hata angan angan yang singgah
Dialam kalbu yang kabur
Ada hutang yang belum dibayar
Janji mu ketika dialam nutfah
Ikrar mu saat di alam rahim
Tidak akan sujud pada ciptaan
Melainkan pada Khalik Maha Agong
Tapi kala wujud menjadi manusia
Ramai lupa pada perjanjian
Dan piutang yang masih tercatat
Ramai alpa asal muasal
Ketika pulang dengan sesal tak sudah
Namun alam telah berubah.
Ikrar mu saat di alam rahim
Tidak akan sujud pada ciptaan
Melainkan pada Khalik Maha Agong
Tapi kala wujud menjadi manusia
Ramai lupa pada perjanjian
Dan piutang yang masih tercatat
Ramai alpa asal muasal
Ketika pulang dengan sesal tak sudah
Namun alam telah berubah.
Nukilan cahaya Minda @ 29 April 2019

No comments:
Post a Comment