Bumi Kenyalang
Dengan apa gendang akan ku palu
Menyaingi paluan gendang dunia ini
Aku datang dengan tekad terpendam
Air mata ini telah lama mengalir
Memenuhi rongga mata kalbu
Jeritan sukma meronta kian melimpah
Bumi Kenyalang terus berarak
Dengan langkah terlepas dari langit.
Bumi Kenyalang sampai bila terbiar
Kesuburan mu ditumbuhi pepohon liar
Siapa harus dinobat kesalahan ini
Tidak mampu aku menilai
Lantaran aku dan bayang wujud itu
Masih berlegar bersama putri Santubong
Mencari benih benih yang ditabur
Entah tumbuh terbiar tanpa diairi.
Bumi Kenyalang keindahan mu tersendiri
Langit mu terbuka luas menyinari bumi mu
Tapi siapa yang memahami hakikat itu
Aku gagal menyingkap hijab langit mu
Kesal ku tidak pernah berakhir
Selama gunung santubong berwujud
Selagi seJinjang sering disebut
Walau sampai jasadku reput.
Nukilan Pena Cahaya minda ,
2 September 2019
Friday, January 17, 2020
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Renungan 2020. Tidak jauh terlemper pandangan Lantaran tersekat didrmaga detik Namun fikiran dan zikir Merawang dikaki Langit Samawi Maha ...
-
Andai esok masih ada Kegilaan ini wajib diusir Kebodohan jangan diberi ruang Lantaran hayat lebih berharga Dari terabai menyunsung bahaya An...
-
Berat beralas gelisah dan gundah Mimpi pun tidak menghadiahkan damai Kicau murai seakan menyapa Mengerti tentang langkah ini Diabaikan ma...
-
CVD sembilan belas Aku wajar menghindar dari mu Bukan aku tidak bertawakal Tapi ku kenal hakikat khauf Destinasi hakikat tawa...
No comments:
Post a Comment