Monday, July 29, 2019

Aku Cuma Pembaca



Hayat ibarat cahaya dalam kaca
Hanya mampu membaca 
Tapi memori yang menyimpan
Hingga berselerak di para para perjalanan
Nanti ketika tinggal kenangan
Mereka coba mencari kotak memori
Dimana dirakam ,disimpan
Mengapa cuma tinggal kenangan
Dan menjadi masa silam
Aku cuma pembaca 
Setiap lintasan potret
Perubahan dalam wujud
Tidak boleh ditahan
Masa silam aku bayi
Lalu masa menelan usiaku
Kini kian tua renta
Wajah meronta ingin kekal
Kan itu menentang hukum alam
Yang berputar diaras kehidupan
Alangkah Maha Pemurah Nya Illahi
Kegembiraan cuma terlintas disukma
Kedamaian cuma lintasan detik kalbu
Jadi kenyataan bukan cuma kenangan
Moga warisan Ku 
mengenal Mu 
Sungguh Engkau pemilik Abadi
Tiada siapa mampu merampas
Apa yang Engkau kehendaki buat hambaMu
Nyata aku cuma pembaca coretan ini
Mari masuk kekotak coretan
Kita bersama membaca
Lalu catat like tanda telah membaca
Itu pun akan jadi kenangan
Pada masa silam akan mendatang
Ketika Hari menghampiri wajah malam
Dimana kita telah menjadi lupa
Dan mencari dimana perginya
Memori menyimpan kenangan.
Nukilan Pena Cahaya Minda
@6.June.2019
Image may contain: 1 person, sitting and indoor

No comments:

Post a Comment

  Renungan 2020. Tidak jauh terlemper pandangan Lantaran tersekat didrmaga detik Namun fikiran dan zikir Merawang dikaki Langit Samawi Maha ...