Dari kejauhan dirantau
Kutitip kerinduan bersama salam Eidul Fitri
Masa memisahkan Kita
Namun kalbu tidak boleh berdusta
Kenangan masa silam menggamit rasa
Walau haluan sudah tidak sebahtera
Tapi ikatan antara Kita
Tetap tersimpul erat Hingga ke akhir hayat
Kutitip kerinduan bersama salam Eidul Fitri
Masa memisahkan Kita
Namun kalbu tidak boleh berdusta
Kenangan masa silam menggamit rasa
Walau haluan sudah tidak sebahtera
Tapi ikatan antara Kita
Tetap tersimpul erat Hingga ke akhir hayat
Ketika malam Kian mendalam
Mata terpejam pandangan kalam
Kentuk seakan kalis
Dari memory mewarnai perjalanan
Aku terkenang kita bersama dari kecil
Hingga remaja dan dewasa
Kini renta memerintah jasad
Tapi nostalgia kian seksa meronta
Apa lagi terdampar dipantai raya
Sedang ombak bergema
Senandung meronta memecah hiba.
Mata terpejam pandangan kalam
Kentuk seakan kalis
Dari memory mewarnai perjalanan
Aku terkenang kita bersama dari kecil
Hingga remaja dan dewasa
Kini renta memerintah jasad
Tapi nostalgia kian seksa meronta
Apa lagi terdampar dipantai raya
Sedang ombak bergema
Senandung meronta memecah hiba.
Lalu dari kejauhan darul Ta' zim
Ku susun kelimat yang tersemat
Dari sekeping sukma yang Lara
Selamat hari raya maaf zahir dan batin
Dan salam kerinduan
Dari Insan yang penuh kelemahan
Jangan disimpan beralas sukma
Jangan dendam
membungkus kalbu
Buat ahli keluarga yang tercinta
Handai taulan kenalan dan sahabat.
Ku susun kelimat yang tersemat
Dari sekeping sukma yang Lara
Selamat hari raya maaf zahir dan batin
Dan salam kerinduan
Dari Insan yang penuh kelemahan
Jangan disimpan beralas sukma
Jangan dendam
membungkus kalbu
Buat ahli keluarga yang tercinta
Handai taulan kenalan dan sahabat.
Nukilan Pena Cahaya Minda
@6.June 2019.

No comments:
Post a Comment