Kesaksian sejagat
Dengan tinta apa harus kumeterai
Sumpah keramat tentang kebenaran
Yang diabaikan kaum duniawi
Lantaran kilau kepalsuan mempersona
Sehingga yang punya indra tapi buta
Yang punya telinga namun tuli
Yang punya hati sayang terpukau
Gagal menilai batu dan permata
Sumpah keramat tentang kebenaran
Yang diabaikan kaum duniawi
Lantaran kilau kepalsuan mempersona
Sehingga yang punya indra tapi buta
Yang punya telinga namun tuli
Yang punya hati sayang terpukau
Gagal menilai batu dan permata
Renung diukuf barat dan Eropa
Relung kalbu mula bersinar
Mentari telah lama terbit
Yang punya mata lihat
Yang punya otak berfikirlah
Andai itu kedustaan diciptakan
Pasti telah lama dihancurkan
Tanpa campur tangan manusia
Relung kalbu mula bersinar
Mentari telah lama terbit
Yang punya mata lihat
Yang punya otak berfikirlah
Andai itu kedustaan diciptakan
Pasti telah lama dihancurkan
Tanpa campur tangan manusia
Biarlah alam menjadi saksi
Negara kamu berwajah Islam
Hembusan nafas diukur Al Quran
Setiap langkah dinobat Muslim
Tapi sayang Islam hanya pada nama
Al Quran hanya pada tulisan
Mesjid indah besar kosong hidayah
Ulama mereka membaja kekejaman
Namun kekejaman kembali bumi
Dan membakar sukma berzaman sudah
Negara kamu berwajah Islam
Hembusan nafas diukur Al Quran
Setiap langkah dinobat Muslim
Tapi sayang Islam hanya pada nama
Al Quran hanya pada tulisan
Mesjid indah besar kosong hidayah
Ulama mereka membaja kekejaman
Namun kekejaman kembali bumi
Dan membakar sukma berzaman sudah
Nukilan Pena Cahaya Minda. 26,may,2018

No comments:
Post a Comment