Tuesday, February 19, 2019

Tinggallah Nabalu.
Berat kaki melangkah pergi
Berat juga indra memandang
Pada usia senja renta
Ku korban kalbu yang terluka
Tangis ku pasti menyentuh arasy
Mengadu segala duka
Usaha setengah abad
Dicincang hingga terpisah
Dengan gagah berani
Mereka menghiris sukma
Aduhai kekasih ku Maha Setia
Pada Mu aku mengadu
Andai segalanya kehendak Mu berlaku
Pasrah ku mengharap redha
Tapi andai keinginan kesumat insan
Pasti Engkau akan membela
Lantaran janji Mu termaktub sudah
Doa pencari Mu yang teraniya
Mustajab menggegar aras Nabalu
Kekadang mampu membelah semudera
Dan menjadi gelombang diawan samawi
Tinggallah Nabalu
Titisan air mata adalah saksi
Kita telah lama sebati
Kita bena dinasty kebahagiaan
Yang akan mengharap cita cita
....
Nukilan Pena Cahaya Minda. 20.Januari.2018

Image may contain: ocean, sky, cloud, twilight, outdoor, nature and water

No comments:

Post a Comment

  Renungan 2020. Tidak jauh terlemper pandangan Lantaran tersekat didrmaga detik Namun fikiran dan zikir Merawang dikaki Langit Samawi Maha ...