Ketika kelopak indraku tersingkap
Minda ku telah merayau di angkasa
Purnama tinggal sekilas pandang
Tapi pesannya kuhayati
Hidup bukan untuk melelapkan mata
Tapi lelapnya sekadar tuntutan
Jasad yang maha lemah
Lalu aku pejamkan lagi seketika
Suara sukmaku menjerit
Suara dari darul hayat
Telah bergema diangkasa
Tidurnya telah lama terjaga.
Minda ku telah merayau di angkasa
Purnama tinggal sekilas pandang
Tapi pesannya kuhayati
Hidup bukan untuk melelapkan mata
Tapi lelapnya sekadar tuntutan
Jasad yang maha lemah
Lalu aku pejamkan lagi seketika
Suara sukmaku menjerit
Suara dari darul hayat
Telah bergema diangkasa
Tidurnya telah lama terjaga.
Àyuh bangun anak anak muda
CVD Abad Dua puluh satu
Mengajak mu bertempur
Belum Ada bayangan noktah
Andai tidur mu mamanjang
Kita gagal menemukan penawar
Ruah tanah dibumi Alam
Selongkar lembaran lembaran Langit
Singkap Cahaya purnama
Hayati sinar sangsuria
Dan renung kelipan Kejora
Mungkin disana Ada jawabnya.
CVD Abad Dua puluh satu
Mengajak mu bertempur
Belum Ada bayangan noktah
Andai tidur mu mamanjang
Kita gagal menemukan penawar
Ruah tanah dibumi Alam
Selongkar lembaran lembaran Langit
Singkap Cahaya purnama
Hayati sinar sangsuria
Dan renung kelipan Kejora
Mungkin disana Ada jawabnya.
Jangan dilayan mimpi memanjang
Kosong dalam kosong
Bakti berisi jadi kosong
Penyesalan akan mengisi ruang
Tapi jiwa yang mengerti
Kalis warna warni hayat
Jalan kian singkat
Pekerjaan makin bertambah
Keperluan Kian meningkat
Àyuh bangkit dari mimpi
Dan angan angan yang merajang jalan.
Kosong dalam kosong
Bakti berisi jadi kosong
Penyesalan akan mengisi ruang
Tapi jiwa yang mengerti
Kalis warna warni hayat
Jalan kian singkat
Pekerjaan makin bertambah
Keperluan Kian meningkat
Àyuh bangkit dari mimpi
Dan angan angan yang merajang jalan.
Nukilan Pena Cahaya Minda
6 April 2020

No comments:
Post a Comment