Thursday, April 9, 2020

Pagar Masih Terkunci

Mentari pagi sinar mu belum berubah
Membawa cahaya hidup yang mekar
Tapi apakah persahabatan mu
Dengan CvD sembilan belas
Masih tersimpul erat diaras awan
Kau biarkan dia merampas kuasa mu
Dialam yang dulu indah damai ini
Atau barangkali ada termeterai ikrar
Taat dan kesetiaan dipersada bumi
Antara dua legasi yang asing dalam sifat
Engkau bersimpuh menyaksikan fenomena
Yang terjadi setiap abad dihayat ini
Purnama dan Kejora dimana kamu ?
Kenapa membisu memanjang detik
Apakah bertafakur bertasbih
Berzikir bertahmid menganyam doa
Biarlah jadi keramat perkasa
Lahir dari doa dan tangisan
Nanti laungan takbir Allahu Akbar
Berkumandang mengusir noda dan khilaf
Yang berabad mewarnai wajah alam
Lalu hujan Rahmat penuh cinta Illahi
Menjadi saksi benarnya utusan akhirul zaman
Aku masih dipara sangkar
Merenung pintu pagar yang masih terkunci
.......

Nukilan Pena Cahaya Minda
28 March 2020
Imej mungkin mengandungi: 1 orang, berdiri dan kasut

No comments:

Post a Comment

  Renungan 2020. Tidak jauh terlemper pandangan Lantaran tersekat didrmaga detik Namun fikiran dan zikir Merawang dikaki Langit Samawi Maha ...