Aku dipuncak bukau Saujana
Merenung tajam kebawah bayu
Sepertinya angin bukan sedingin dini
Perilaku berlalu menanggung malu
Mangsa akibat ulah masa lalu
Bukan itu tingkah pahlawan
Inikan abad bukan kuda makan tembaga
Cuma aku bukan dialam insan
Merenung tajam kebawah bayu
Sepertinya angin bukan sedingin dini
Perilaku berlalu menanggung malu
Mangsa akibat ulah masa lalu
Bukan itu tingkah pahlawan
Inikan abad bukan kuda makan tembaga
Cuma aku bukan dialam insan
Mat Saleh pahlawan terbilang
Berjuang sampai wujudnya hilang
Membela tanah pertiwi
Bukan minta disanjung tinggi
Ayuh anak anak muda
Mengajilah lagi dan lagi
Nanti ketika engku mengenal diri
Pasti menyesal tidak bertepi
Berjuang sampai wujudnya hilang
Membela tanah pertiwi
Bukan minta disanjung tinggi
Ayuh anak anak muda
Mengajilah lagi dan lagi
Nanti ketika engku mengenal diri
Pasti menyesal tidak bertepi
Sudah sudah lah sampai disini
Dendam kesumat jangan diidam
Akhlak pekerti dimahkota tinggi
Memaafkan musuh penawar hati
Apalagi saudara sendiri
Kami anak merdeka menghayati
Dan berdoa moga bumi pertiwi
Terhindar dari sombong penyakit hati
Dendam kesumat jangan diidam
Akhlak pekerti dimahkota tinggi
Memaafkan musuh penawar hati
Apalagi saudara sendiri
Kami anak merdeka menghayati
Dan berdoa moga bumi pertiwi
Terhindar dari sombong penyakit hati
Nukilan Pena Cahaya Minda
21 Januari 2020

No comments:
Post a Comment