Cahaya remang malam
Berbisik bahasa angin
Mengapa Malaysia ku
Dipenuhi warna noda
Roda roda dunia berputar
Bukan diaras galaksi
Merundum harapan tertinggal
Diratah generasi mendatang
Lalu seakan mengundang
Kutukan hampa belum bertepi
Berbisik bahasa angin
Mengapa Malaysia ku
Dipenuhi warna noda
Roda roda dunia berputar
Bukan diaras galaksi
Merundum harapan tertinggal
Diratah generasi mendatang
Lalu seakan mengundang
Kutukan hampa belum bertepi
Tapi desir sang bayu malam
Memuncak diawang awangan
Ketika menjunam ke bumi
Suara itu kian sumbang
Sebak dada menyekat jantung
Ah kemelut apa memanjang
Pemikir menarikan pena
Pembaca melahirkan makna
Mengapa Jebat dan Tuah
Belum hakikat berjuang
Memuncak diawang awangan
Ketika menjunam ke bumi
Suara itu kian sumbang
Sebak dada menyekat jantung
Ah kemelut apa memanjang
Pemikir menarikan pena
Pembaca melahirkan makna
Mengapa Jebat dan Tuah
Belum hakikat berjuang
Anak anak Malaysia
Mengapa berpangku tangan
Longlai jasad tidak bergizi
Degree master dan Phd
Dimana melangkah kaki
Kamu biarkan awan dilakar
Guna ranting rapuh
Gambar dan bicara
Tidak seiring langkah
Mengapa berpangku tangan
Longlai jasad tidak bergizi
Degree master dan Phd
Dimana melangkah kaki
Kamu biarkan awan dilakar
Guna ranting rapuh
Gambar dan bicara
Tidak seiring langkah
Jangan biarkan perjuangan
Ditelan zaman fantasi
Sedang mimpi jadi nyata
Melihat tanah dibumi
Menangis tidak berhenti
Entah mendatang milik siapa
Kita bangga mendabik dada
Namun anak bangsa
Kelak menumpang tangga
Ditelan zaman fantasi
Sedang mimpi jadi nyata
Melihat tanah dibumi
Menangis tidak berhenti
Entah mendatang milik siapa
Kita bangga mendabik dada
Namun anak bangsa
Kelak menumpang tangga
Nukilan Pena Cahaya Minda.
6 february 2020

No comments:
Post a Comment