Bila berakhir derita rakyat
Gelombang demi gelombang menerpa
Hilang tsunami muncul gempa
Berlalu taupan ombak melanda
Banjir mengenang berganti kemarau
Gema politik belum berdamai
Namun hadir mu tidak dikenal muasal
Lebih dashyat dari semua bencana
Seperti kehadiran dari lembah wail
Belum ada isyarat kau berpatah balik
Maju mu tidak menoleh kebelakang
Salam demi Salam tidak kau sahut
Apa lagi menghulur tangan berdamai
Gelombang demi gelombang menerpa
Hilang tsunami muncul gempa
Berlalu taupan ombak melanda
Banjir mengenang berganti kemarau
Gema politik belum berdamai
Namun hadir mu tidak dikenal muasal
Lebih dashyat dari semua bencana
Seperti kehadiran dari lembah wail
Belum ada isyarat kau berpatah balik
Maju mu tidak menoleh kebelakang
Salam demi Salam tidak kau sahut
Apa lagi menghulur tangan berdamai
CVD sembilan belas ganjil gelar mu
Kau membuat aku terkurung
Dibalik pintu kerisauan memanjang
Aku bukan sultan atau raja
Aku bukan jemaah menteri
Bukan Juga Perdana menteri
Tapi tidurku tergadai diranjang malam
Memikirkan Negara yang aku cintai
Merenung kehidupan rakyat yang dikasihi
Biarlah aku dikata beraja dihati
Tafakur ku tidak akan berhenti
Kau membuat aku terkurung
Dibalik pintu kerisauan memanjang
Aku bukan sultan atau raja
Aku bukan jemaah menteri
Bukan Juga Perdana menteri
Tapi tidurku tergadai diranjang malam
Memikirkan Negara yang aku cintai
Merenung kehidupan rakyat yang dikasihi
Biarlah aku dikata beraja dihati
Tafakur ku tidak akan berhenti
Nukilan Pena cahaya Minda
27 March 2020

No comments:
Post a Comment